
Sukabumi, 30 Juni–1 Juli 2026 — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan Survey Jalan Poros Cibalandong – Jembatan Ciwarna Cisoni (Perbatasan Jawa Barat–Banten) yang berlokasi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan survei ini dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi eksisting jalan poros yang menjadi akses utama masyarakat menuju kawasan adat, pusat aktivitas sosial dan ekonomi, serta jalur penghubung antara Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.
Jalan tersebut merupakan jalan kabupaten dengan total panjang 8.100 meter, sementara hasil identifikasi menunjukkan terdapat 7.550 meter ruas jalan yang menjadi prioritas untuk dilakukan pembangunan atau peningkatan kualitas jalan. Kondisi permukaan jalan saat ini didominasi tanah dan batu dengan tingkat kerusakan mulai dari rusak ringan hingga rusak berat, sehingga memerlukan penanganan secara bertahap berdasarkan tingkat prioritas.
Pembagian Segmen Penanganan
Hasil survei membagi ruas jalan menjadi lima segmen sebagai berikut:
Untuk memudahkan proses penanganan, ruas jalan dibagi menjadi lima segmen, yaitu:
Segmen 1
- Panjang: 600 meter
- Kondisi: Rusak Berat
- Link Lokasi: https://maps.app.goo.gl/v5PF65BAjbsQTaxx7
Segmen 2
- Panjang: 300 meter
- Kondisi: Rusak Berat
- Link Lokasi: https://maps.app.goo.gl/nEU91A1wnLKKrokZ6
Segmen 3
- Panjang: 1.800 meter
- Kondisi: Rusak Berat
- Link Lokasi: https://maps.app.goo.gl/CjdwENWh7dQBa7uNA
Segmen 4
- Panjang: 4.400 meter
- Kondisi: Rusak Berat
- Link Lokasi: https://maps.app.goo.gl/mgBLCsuYDvPnqH4Q9
Segmen 5
- Panjang: 450 meter
- Kondisi: Rusak Berat
- Link Lokasi: https://maps.app.goo.gl/cHPGkXJWXtbTNwDK9
Fungsi Strategis Jalan Poros
Jalan Poros Cibalandong – Jembatan Ciwarna Cisoni memiliki fungsi yang sangat penting bagi masyarakat, antara lain:
- Mendukung mobilitas masyarakat menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.
- Menjadi akses menuju Kampung Adat Sunda Kasepuhan Ciptagelar dan Kasepuhan Gelar Alam yang merupakan bagian dari kawasan UNESCO Global Geopark Ciletuh–Palabuhanratu.
- Menjadi jalur utama pelaksanaan berbagai kegiatan adat, termasuk Upacara Seren Taun.
- Mendukung distribusi hasil pertanian, logistik, serta kebutuhan pangan masyarakat.
- Menjadi jalur penghubung antara Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten.
Rekomendasi Hasil Survei
Hasil survei merekomendasikan beberapa langkah penanganan, yaitu:
- Melaksanakan pembangunan perkerasan jalan pada lima segmen prioritas dengan total panjang 7.550 meter.
- Menggunakan konstruksi perkerasan beton atau jenis perkerasan lain yang memenuhi standar teknis.
- Melaksanakan pembangunan melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat.
- Melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat setempat agar pembangunan tetap menjaga kelestarian budaya, adat istiadat, dan lingkungan sekitar.
Pembangunan jalan poros ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi desa, mendukung pengembangan kawasan wisata budaya, serta memperkuat konektivitas wilayah perbatasan Jawa Barat dan Banten sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Lokasi Utama Survey
📍 Google Maps (Lokasi Utama):
https://maps.app.goo.gl/dPAGtHLpwazj7PoZ9
Penulis: Tim IT DPMDesa Jabar



