Hero section image background

DPM-DESA JABAR DORONG DESA GUNUNG PUTRI BERSAING DI TINGKAT NASIONAL

Rabu, 7 Oktober 2026

berita

5

Postingan ini dilihat

0

Postingan ini dibagikan

Poster post DPM-DESA JABAR DORONG DESA GUNUNG PUTRI BERSAING DI TINGKAT NASIONAL

BOGOR – Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, berhasil meraih peringkat ketiga Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Capaian tersebut mengantarkan Desa Gunung Putri menjadi wakil Jawa Barat dalam Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi capaian penting mengingat Desa Gunung Putri berada di kawasan dengan karakteristik yang cukup kompleks, ditandai dengan tingginya aktivitas industri, pertumbuhan permukiman, serta meningkatnya kebutuhan pelayanan masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, menyampaikan bahwa kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah desa dalam memberikan pelayanan dan merespons berbagai kebutuhan masyarakat.

“Yang dihadapi Desa Gunung Putri ini bukan hal yang mudah, bukan hal yang ringan. Selain menjadi desa industri dan wilayah yang mendekati perkotaan, tantangannya juga tidak ringan,” ujar Ade, Selasa (6/10/2026).

Menurut Ade, salah satu kekuatan Desa Gunung Putri terletak pada kemampuan pemerintah desa dalam merespons kebutuhan dan persoalan yang disampaikan masyarakat. Hal tersebut menjadi penting karena persoalan yang dihadapi warga tidak selalu berada dalam satu lingkup kewenangan pemerintahan.

“Sekalipun persoalannya lintas kewenangan, desa ini tetap peduli dan merespons apa yang disampaikan masyarakat,” katanya.

Sikap responsif tersebut antara lain ditunjukkan melalui keterbukaan komunikasi dengan masyarakat, kecepatan dalam menerima dan menindaklanjuti laporan warga, serta pemanfaatan teknologi melalui perangkat smartphone untuk mendukung penyampaian pengaduan dan pelayanan masyarakat.

Penilaian Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Jawa Barat tidak hanya mengacu pada indikator kuantitatif sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 81 Tahun 2015, tetapi juga diperkuat dengan penilaian kualitatif melalui Anugerah Gapura Sri Baduga.

Melalui penilaian tersebut, berbagai aspek seperti inovasi, keterbukaan, responsivitas pemerintah desa, pelayanan kepada masyarakat, serta kemampuan desa dalam menghadapi berbagai persoalan menjadi bagian dari proses penilaian.

DUKUNGAN PEMBANGUNAN UNTUK MASYARAKAT DESA

Prestasi Desa Gunung Putri juga diikuti dengan dukungan terhadap pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur di wilayah desa.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan stimulus bantuan keuangan sebesar Rp6 miliar untuk Desa Gunung Putri. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bogor juga memberikan dukungan anggaran sekitar Rp4,9 miliar.

Bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut akan disalurkan kepada Pemerintah Desa Gunung Putri setelah APBD Perubahan Provinsi Jawa Barat ditetapkan pada Oktober 2026.

Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung pemenuhan berbagai kebutuhan infrastruktur masyarakat, di antaranya pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, drainase, penerangan jalan umum, gapura, rumah tidak layak huni, MCK komunal, serta jalan lingkungan.

“Jadi tidak dikerjakan oleh OPD Pemprov, tetapi langsung menjadi bantuan keuangan desa,” jelas Ade.

Ade menyampaikan, stimulus tersebut diharapkan dapat membantu Pemerintah Desa Gunung Putri menyelesaikan sejumlah kebutuhan infrastruktur yang menjadi prioritas masyarakat.

Dengan demikian, dukungan pembiayaan dari pendapatan asli desa maupun Pemerintah Kabupaten Bogor ke depan diharapkan dapat semakin diarahkan pada program pemberdayaan masyarakat.

LULUS SELEKSI TINGKAT JAWA BARAT

Perjalanan Desa Gunung Putri menuju tingkat nasional telah melalui tahapan penilaian secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga tingkat Provinsi Jawa Barat.

Dari total 5.311 desa di Jawa Barat, Desa Gunung Putri berhasil menjadi perwakilan Kabupaten Bogor dan kemudian bersaing dengan desa-desa terbaik dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat.

Pada tahapan tingkat provinsi yang diikuti oleh perwakilan dari 19 kabupaten/kota, Desa Gunung Putri berhasil meraih peringkat ketiga Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Jawa Barat Tahun 2026.

“Gunung Putri lolos dari tingkat kecamatan, kemudian tingkat kabupaten. Yang mewakili Kabupaten Bogor adalah Gunung Putri. Masuk ke Jawa Barat, ada 19 daerah dan Gunung Putri menjadi terbaik ketiga,” ungkap Ade.

Atas capaian tersebut, Desa Gunung Putri kemudian dipercaya membawa nama Jawa Barat dalam Penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026.

Tahapan pemaparan dan wawancara tingkat nasional telah dilaksanakan. Selanjutnya, berdasarkan jadwal Kementerian Dalam Negeri, hasil penilaian akan dibahas dalam pleno tingkat pusat dan pengumuman dijadwalkan pada akhir Oktober 2026.

HARAPAN UNTUK MENJADI PEMBELAJARAN BAGI DESA LAIN

DPM-Desa Provinsi Jawa Barat optimistis Desa Gunung Putri mampu bersaing pada tingkat nasional. Karakteristik Gunung Putri sebagai desa yang berkembang di tengah kawasan industri dan perkotaan dinilai menjadi salah satu kekuatan sekaligus gambaran atas tantangan yang dihadapi sejumlah desa lain di Jawa Barat.

“Kita optimistis. Karena yang digambarkan oleh Gunung Putri ini dihadapi juga oleh desa-desa yang satu tipe, yaitu desa industri atau desa perkotaan,” ujar Ade.

Lebih dari sekadar pencapaian dalam kompetisi, pengalaman Desa Gunung Putri diharapkan dapat menjadi pembelajaran dan contoh yang dapat direplikasi oleh desa-desa lain, khususnya desa dengan karakteristik wilayah yang serupa.

“Apa yang dilakukan Gunung Putri ini bisa direplikasi. Tidak hanya untuk Kabupaten Bogor, tetapi juga kabupaten lain yang desa-desanya memiliki tipe seperti Gunung Putri,” kata Ade.

Keikutsertaan Desa Gunung Putri dalam penilaian tingkat nasional juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendorong desa agar terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, inovasi, serta pemberdayaan masyarakat.

Sebelumnya, Jawa Barat pernah meraih juara 1 Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional Regional Jawa-Bali melalui Desa Cibiru Wetan pada tahun 2022. Tahun ini, Desa Gunung Putri diharapkan dapat kembali membawa nama Jawa Barat dan menunjukkan bahwa desa dengan karakteristik industri dan perkotaan tetap mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat yang berkualitas.

Bagi DPM-Desa Jawa Barat, capaian Desa Gunung Putri bukan semata-mata tentang peringkat atau penghargaan, tetapi tentang bagaimana inovasi, pelayanan, dan keberpihakan kepada masyarakat dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi warga desa.

Penulis: DPMDESA JABAR

Tags

  • evkindeskel
  • lombadesa
  • jabar
  • jabaristimewa
  • gunungputri
  • bogor