
Sindangrasa — Berbagai inovasi dan komitmen Kelurahan Sindangrasa dalam memberikan pelayanan serta memberdayakan masyarakat menjadi perhatian dalam proses penilaian tingkat nasional.
Dalam sesi penilaian, tim juri menyoroti sejumlah program strategis yang dijalankan Kelurahan Sindangrasa, mulai dari penanganan dan pencegahan stunting, kesiapsiagaan bencana, penanganan dan pencegahan TBC, pemberdayaan lansia, hingga pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Juri juga menggali penerapan nilai Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh dalam kehidupan masyarakat serta implementasinya melalui berbagai program kelurahan. Selain itu, program Magrib Mengaji turut menjadi perhatian, khususnya terkait indikator keberhasilan dan keterlibatan masyarakat.
Dalam pengelolaan sampah, Sindangrasa menerapkan inovasi melalui tabungan sampah. Masyarakat dapat membayar pengelolaan sampah melalui hasil tabungan sampah sehingga tidak harus dibebani iuran sampah secara rutin.
Sementara itu, pemberdayaan lansia juga terus dilakukan secara rutin melalui PKK. Hal tersebut menjadi penting mengingat jumlah lansia di wilayah Sindangrasa cukup tinggi.
Kelurahan Sindangrasa juga menunjukkan komitmennya untuk menyukseskan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.
Bupati memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Lurah Sindangrasa yang dinilai berhasil menggerakkan masyarakat dalam mendukung berbagai program pemerintah.
“Pak Lurah telah mampu menggerakkan masyarakat untuk menyukseskan program tersebut. Saya bangga punya lurah seperti Pak Deary, seorang petarung.”
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat menyampaikan bahwa tidak salah memilih Sindangrasa untuk mewakili Jawa Barat di tingkat nasional. Terlebih, Sindangrasa telah meraih Juara I Anugerah Sri Baduga dengan penghargaan senilai Rp9 miliar.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan bukan hanya tentang penghargaan, tetapi juga bagaimana komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.
Wakil Gubernur juga menyoroti keberhasilan Jawa Barat dalam menurunkan angka stunting, yang salah satunya didukung oleh berbagai upaya di tingkat kelurahan seperti yang dilakukan Sindangrasa.
Untuk mendukung program KDMP, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyiapkan lokasi yang strategis di Sindangrasa. Wakil Gubernur optimistis, apabila KDMP terbentuk dan dikelola dengan baik, program tersebut akan berjalan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Ketika KDMP di Sindangrasa terbentuk, saya yakin akan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Berbagai capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan di Sindangrasa tidak hanya berorientasi pada penghargaan, tetapi juga pada pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, kepedulian sosial, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Penulis: DPMDESA JABAR



